Ulasan Lengkap:
Cuek bukan berarti tidak peduli. Tetapi fokus memilih jalan yang kita ambil baik dalam karir, kesehatan, atau pilihan hidup lainnya secara umum, dengan tidak terlalu membandingkan pilihan kita dengan pilihan orang lain. Artinya ketidaktahuan berarti tidak terlalu memikirkan kesulitan yang harus dihadapi, karena mereka adalah bagian dari proses kehidupan itu sendiri. Mungkin bertanya-tanya apa sih artinya seni bersikap bodo amat. Bukankah kita harus peduli dengan orang lain? Apakah menjadi egois itu baik?
Sebuah seni untuk bersikap bodo amat merupakan salah satu karya dari seorang penulis dan narablog swadaya Amerika Serikat. Di dalam Buku ini menceritakan kisah nyata hidup seorang pecandu alkohol, penjudi, kasar, pelit dan tukang utang yang suka berjudi dan bermain wanita yang bernama Charles Bokowski. Saat ia memiliki banyak masalah yang membuatnya lebih kuat dan mencapai tujuannya. Ia bercita-cita menjadi seorang penulis. Karya Bukowski secara selalu ditolak oleh hampir semua majalah, namun ia tidak menyerah dan terus menulis dan mengarang puisi. 30 tahun kehidupannya hampir seluruhnya tidak berarti dalam bayang-bayang alkohol, narkoba, perjudian dan prostitusi yang sudah terlalu lama.Sampai akhirnya ia sukses dengan judul novel pertama post office 'Didedikasikan untuk tak seorang pun'. Popularitasnya melampaui harapan setiap orang. Popularitasnya jauh melebihi ekspektasi. Meskipun dia sukses, dia tetap seperti dirinya dengan minum, menggunakan narkoba, dan bermain wanita. Sukses tidak mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Baginya cuek dan masa bodoh adalah cara mudah untuk mengubah harapan hidup dengan memilih apa yang penting, karena hidup pada dasarnya hanyalah serangkaian masalah yang tidak pernah berakhir. Itulah mengapa bersikap bodo amat adalah kunci untuk menyelamatkan diri dan dunia,dengan tidak mengambil pusing ketika mempunyai masalah dan merasa buruk. Charles Bukowski mampu menggambarkan hal-hal yang sederhana menjadi sebuah arahan dengan ekspektasi hidup dalam memilih apa yang lebih penting dan utama. Karena pada intinya, hidup merupakan sebilah rentetan masalah yang tak berujung.
Buku yang mengajak pembaca untuk mengadopsi sikap yang santai dan tidak terlalu serius dalam menghadapi kehidupan. Buku ini menawarkan pandangan yang berbeda tentang bagaimana menghadapi tekanan dan stres dalam kehidupan sehari-hari. Dalam buku ini juga, penulis mengajak pembaca untuk melepaskan diri dari ekspektasi masyarakat dan tekanan yang sering kali menghantui kita. Penulis berpendapat bahwa terlalu sering kita terjebak dalam rutinitas dan memperhatikan hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Buku ini mendorong pembaca untuk memilih hal-hal yang benar-benar penting dalam hidup dan membiarkan yang lainnya lewat begitu saja.
Salah satu poin penting yang diangkat dalam buku ini adalah tentang kebebasan dan kegembiraan dalam hidup. Penulis mengajak pembaca untuk menemukan kebahagiaan dalam hal-hal kecil dan tidak memikirkan terlalu banyak tentang apa yang orang lain pikirkan tentang kita. Dengan bersikap bodo amat terhadap penilaian orang lain, kita bisa hidup dengan lebih bebas dan bahagia. Buku ini juga menyediakan sejumlah tips dan saran praktis untuk mengadopsi sikap "bodo amat" dalam kehidupan sehari-hari. Penulis mengajak pembaca untuk merenungkan diri sendiri, mengenal kembali passion dan keinginan sejati kita, serta belajar mengendalikan stres dan kekhawatiran yang sering mengganggu keseimbangan hidup.
Manson membuka perspektif kita untuk mampu mengapresiasi pengalaman-pengalaman dalam hidup kita; yang mungkin kita nilai tidak ada istimewa-istimewanya agar lebih mengerti bahwa istimewa bukan berarti hanya ketika memiliki sesuatu yang besar saja. kita akan diajak untuk melihat nilai-nilai dari penderitaan dan membuat kita memilih tindakan untuk menanggapi berbagai tragedi yang terjadi dalam hidup. Berhenti menjadi positif, bukan berarti mengembangkan diri menjadi orang yang negatif. Buku ini berisi tulisan yang membuka perspektif baru bagi menilai hidup di saat terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan, di saat berada diantara orang-orang menyebalkan, di saat kita menyadari bahwa kita tidak istimewa, disaat mengalami kegagalan, di saat kebingungan menentukan batasan untuk selalu berusaha menjadi “positif”.
Kita sangat diingatkan untuk berhati-hati dengan apa yang kita percayai. Bisa jadi selama ini kita keliru mempercayai hal-hal di dalam hidup. Pada bab selanjutnya, dilengkapi dengan pandangan bagaimana kita melihat paradoks antara kegagalan dan kesuksesan. “Pada titik tertentu, sebagian besar dari kita berhasil meraih suatu posisi yang mengondisikan kita untuk takut gagal, untuk menghindari kegagalan secara naluriah, dan hanya terpaku pada apa yang ada di depan kita atau hanya pada bidang yang kita kuasai. Jika kita tidak bersedia untuk gagal, kita pun tidak bersedia untuk sukses” .
Bagaimana kita melihat paradoks antara kegagalan dan kesuksesan?
Pada titik tertentu, sebagian besar dari kita berhasil meraih suatu posisi yang mengondisikan kita untuk takut gagal, untuk menghindari kegagalan secara naluriah, dan hanya terpaku pada apa yang ada di depan kita atau hanya pada bidang. Hal yang Bisa dipelajari dari buku berjudul "Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat" yang bisa diambil setiap pembaca di antaranya yaitu:
- Setiap Aspek dalam Hidup Tak Perlu yang Terbaik. Banyak orang yang salah paham tentang konsep menjalani hidup yang baik. Setiap orang berpikir bahwa setiap individu perlu memiliki pekerjaan terbaik, menghasilkan uang sebanyak-banyaknya, mengendarai mobil terbaik, hingga memiliki pacar keren, dan rumah yang besar. Meski semua itu adalah hal yang baik, semua hal di atas hanyalah masalah material. Sebab, beberapa orang merasa untuk mencapai hal tersebut akan membuat hidup jauh lebih hampa dan tertekan.
- Setiap Orang Berhak Bahagia. Setiap orang berhak bahagia secara lahir dan batin. Buku ini juga menyebutkan bahwa hidup yang baik dan bahagia bisa dirasakan jika seseorang bisa bodo amat pada hal yang memang sepantasnya diabaikan. Beberapa orang tak merasa bahagia karena terlalu fokus pada hal yang sebenarnya tak penting untuk hidupnya. Kunci hidup tenang adalah fokus pada hal yang benar - benar dipedulikan. Ada delapan poin yang perlu dihindari agar hidup lebih bahagia. Beberapa di antaranya adalah membuat orang kagum dengan diri kita, selalu merasa paling benar, selalu ingin menjadi sukses dengan mimpi-mimpi besar kita, terlalu menyenangkan orang lain, selalu merasa hidup kita paling bahagia, selalu ingin tampil sempurna, selalu mengkhawatirkan orang lain, dan selalu berharap ingin baik-baik saja, tanpa memikirkan resikonya.
- Berhenti untuk Membandingkan Diri dengan Orang lain. Internet dan media sosial mempunyai banyak sekali cara untuk membandingkan diri dengan orang lain. Sebenarnya tindakan tersebut hanya akan membuat diri anda tidak maju dan membuat Anda selalu merasa kurang. Akibatnya, Anda akan terus merasa bersalah dan tak bahagia terhadap diri Anda sendiri.
- Tidak Masalah Jika Hidup Terasa Menyebalkan. Penting untuk dipahami bahwa segala sesuatu tak selalu berjalan sesuai rencana. Ada berbagai faktor yang membuat setiap rencana terhambat atau mungkin beberapa hal yang membuat sesuatu jadi lebih buruk. Hal ini sebenarnya cukup normal dalam kehidupan. Dengan memilih apa yang lebih penting untuk dipikirkan tanpa disadari akan ada hal-hal luar biasa yang akan membuat hidup jauh lebih berwarna. Dari sebelumnya merasa tertekan, siapa sangka bahwa hal-hal di luar kuasa tadi justru akan membuat hidup lebih tenang.
- Hidup Adalah Tanggung Jawab Masing-Masing Individu. Pada akhirnya, setiap pilihan dalam hidup merupakan tanggung jawab yang harus dilakukan. Hidup Anda adalah tanggung jawab Anda dan pada akhirnya masalah yang Anda hadapi dalam hidup merupakan tanggung jawab yang harus Anda selesaikan.
- Pengalaman Buruk adalah Suatu yang Berharga. Pengalaman yang buruk sebenarnya membantu seseorang untuk menuju hal-hal yang lebih besar dan baik. Jadi, saat mengalami hal buruk jangan mengabaikan atau mencoba menutupinya. Melalui pengalaman tersebut, seseorang akan belajar tentang siapa diri kita sebenarnya, apa yang penting, dan membantu untuk menentukan tujuan.
- Cari Tahu yang Layak Dipedulikan dan Diinginkan. Setiap pilihan dalam hidup akan berubah sesuai dengan prioritas. Agar waktu yang dimiliki lebih berharga, pilihlah dengan bijak apa yang ingin Anda pedulikan dan apa yang diinginkan. Dengan begitu, Anda akan lebih bisa memaknai hidup.
- Fokuslah pada Hal Yang Penting. Bila ingin lebih fokus pada hal yang penting, terkadang harus rela mengorbankan sesuatu. Dengan fokus pada hal yang lebih penting, Anda tak akan membuang waktu dan energi, sehingga dapat mencapai target hidup yang lebih mudah.
- Semua Akan Baik-Baik Saja dengan Bersikap Bodo Amat. Setiap orang akan memahami bahwa semua yang tadinya penting ternyata tak berpengaruh pada hidup. Pelan-pelan akan munculkebiasaan yang membuat Anda jadi lebih hidup dan selaras dengan nilai-nilai yang membuat hidup jadi lebih tenang. Nilai tersebut nantinya akan tumbuh bersama dan membuat Anda lebih bisa memaknai hidup yang dijalankan.