Ulasan Lengkap:
Buku koleksi Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Riau dengan nomor kelas 155.25 yang berjudul “Tips dan Trik Menjadi Pribadi yang Tenang Karya Aba Mehmed Agha” merupakan koleksi buku terbaru di perpustakaan yang di terbitkan oleh Penerbit Checklist pada tahun terbit 2025 ini. Buku ini terdapat di rak 25 Ilmu Psikologi.
Kenapa memilih buku ini? Karena di dalam buku ini diulas tentang cara kita menghadapi tantangandan masalah dengan tanpa panik serta besikap bersikap tenang. Memang untuk menjadi pribadi yang tenang dalam menghadapi segala situasi bukanlah hal yang mudah. Namun, hal tersebut dapat diusahakan. Belajar adalah langkah pertama yang dapat kira lakukan untuk menanamkan ketenangan dalam kepribadian kita.
Mengapa kita harus bersikap tenang dalam menghadapi masalah? Tenang dan tidak panik akan membuat kita menemukan solusi lebih cepat. Saat kita menghadapi masalah kemudian kita panik, yang terjadi adalah kita tidak dapat berpikir jernih. Kebingungan akan membuat akal sehat jadi macet dan tidak dapat menemukan solusi. Sikap panik membuat masalah yang sebenarnya kecil menjadi lebih besar dan sulit di control. Sedangkan ketenangan akan membuat kita dapat menemukan solusi lebih cepat, masalah yang dihadapi juga lebih cepat selesai. Tenang dan tidak panik juga memunculkan energi positif yang bermanfaat bagi kita sendiri dan orang di sekitar kita.
Sikap tenang juga membuat kita berani menghadapi masalah. Ketenangan mampu mengatasi kepanikan saat menghadapi masalah. Setiap masalah yang hadir pada sisi lain akan memperkuat diri. Maka hadapilah dengan berani, gagah dan sukses. Jadi tetap tenang dan jangan panik akan membawa keberanian sebagai bentuk tanggung jawab dan sisi positif menghadapi kehidupan kita mendatang. Hadapi saja dan jangan panik. Ingatlah bahwa keberanian yang kita tunjukkan adalah langkah pendewasaan diri.
Pada Bab 3 buku ini membahas mengenai Hidup yaitu antara Problem dan Solusi. Jika ada seseorang yang mengatakan bahwa kita memiliki hidup yang begitu nyaman, tenteram, damai, sejahtera dan Bahagia tanpa ada masalah, bisa jadi itu adalah kebohongan. Karena hidup adalah masalah, tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak punya masalah. Orang bijak mengatakan bahwa masalah itulah yang akan mendewasakan diri, menjadikan kita naik tingkatan setiap kali berhasil mengatakan masalah dalam hidup. Yang perlu kita lakukan adalah memiliki strategi yang tepat dan cerdas dalam mengatasi masalah tersebut sehingga masalah itu dapat segera tuntas dan yakin bahwa masalah dapat terselesaikan.
Berikut ini merupakan langkah-langkah yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah:
- Langkah 1 : Adakah masalah? Pendeteksian masalah lebih awal memberikan kesempatan untuk mengatasinya dengan segera. Setelah masalah selesai, kita akan lebih percaya diri menghadapi masalah lainnya. Dalam buku ini, Sebagai langkah pertama penting mendeteksi masalah yang dihadapi dengan cara yaitu : Membuat daftar masalah dari yang kecil hingga besar, dari yang kemungkinan dapat diatasi segera hingga yang memerlukan waktu untuk diselesaikan; Menggunakan perasaan untuk mendeteksi sesuatu yang tidak beres dan koreksi diri sendiri, manatau masalahnya ada di diri sendiri; Tantang diri untuk mengatasinya. Berani menghadapi masalah akan membawa energi positif
- Langkah 2 : Apa masalahnya? Fokus pada masalah sejak awal. Tanyakan pada diri sendiri, bagaimana situasinya? Seperti apa yang saya harapkan? Apa hambatannya?
- Langkah 3 : Apa tujuan untuk masalah ini? Tujuan harus memiliki target yang sesuai kesanggupan kita. Bisa di mulai dari tujuan jangka pendek atau dalam jangka dekat
- Langkah 4 : Pikirkan solusi. Siapkan lebih dari satu solusi untuk mengatasi masalah. Makin sering memikirkan solusi, daya pikir dan kritis akan semakin meningkat.
- Langkah 5: Putuskan solusinya. Gunakan solusi yang mudah dijalankan, berapa lama solusinya bekerja.
- Langkah 6 : Jalankan solusinya. Jangan ragu dan memikirkan solusi lain, jalani saja dulu.
- Langkah 7 : Mengecek kembali masalahnya. Apabila masalah sudah diatasi, maka perlu di cek lagi apakah sudah benar sesuai tujuan dan adakah solusi lain yang lebih baik
Pada Bab III buku ini juga menjelaskan cara mengatasi masalah dalam kehidupan kenyataan.
- Masalah keuangan. Untuk mengatasinya pertama-tama perlu menerima keadaan terlebih dahulu dan mulai melakukan pemulihan dengan mengatur keuangan untuk hal-hal prioritas. Identifikasi penyebab masalah dan cari solusinya. Jangan sampai besar pasak daripada tiang.
- Masalah Kesehatan. Tubuh kita didesain untuk melakukan pekerjaan sesuai kadar tertentu. Jangan pernah forsir tubuh untuk bekerja melebihi batas. Selalu jaga Kesehatan. Miliki kebiasaan yang baik dan sehat. Selalu sandarkan solusi Kesehatan pada diri sendiri karena kita bertanggung jawan pada Kesehatan dan keselamatan diri sendiri. Mulai sekarang, biasakan hdup sehat, makan makanan sehat dan berolahraga, dan tidur dengan cukup.
- Masalah relasi keluarga dan perkawinan. Hal terbaik yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah relasi keluarga dan perkawinan adalah mencegah lebih awal. Jika pun terlanjur dihadapi, hadapi saja kenyataan itu karena masih ada peluang untuk mengembalikan segalanya ke arah yang lebih baik. Kuatkan relasi dengan keluarga dengan cara komunikasi yang baik, jujur dan transparan. Bicarakan segala masalah secara baik-baik dan dewasa dengan kepala dingin. Carilah visi masa dengan yang sama dengan berusaha mencapainya bersama
- Masalah di tempat kerja. Tempat kerja disebut rumah kedua karena sepanjang hari sejak pagi hingga sore kita disana. Waktu lebih banyak tersita di tempat kerja, bersama rekan kerja yang beragam latar belakang, pandangan, dan budaya berbeda tak dipungkiri rentan konflik yang membuat menjadi tidak nyaman dan tidak dapat bekerja dengan baik. Apabila itu terjadi, kita harus bertekad mengatasinya. Caranya dengan hindari konfrontasi secara langsung. Tenang dan pahami cara berpikir orang-orang disekitar. Ajak sesekali mereka sekedar ngopi dan cairkan suasana dengan membangun rasa saling pengertian.
- Masalah persahabatan. Persahabatan atau kontak sosial adalah kebutuhan dasar setiap orang. Persahabatan kerap menjadi pintu konflik. Ada sahabat yang suka dengki, berkhianat, mengumbar rahasia pribadi, dan lainnya. Niat menjalin persahabatan sangat baik, namun jauhi sahabat yang tidak baik dan merugikan. Begitu ada sahabat yang semacam itu, tinggalkan dan bersahabat lah dengan orang yang baik dan tulus.
Bab 4 buku ini membahas tentang Temukan dan Jalani Takdir Anda Sendiri. Takdir itu adalah rahasia ilahi. Maka jalani hidup dengan baika dalah amanat dan tanggung jawab besar yang harus diisi dengan cerita cerita indah, bekerja keras dan bahagia. Kita mungkin pernah mendengar seseorang berkata “ Sepertinya takdir hidup saya adalah kemiskinan dan kesulitan atau takdir saya menjadi orang yang gagal”. Ketahuilah itu adalah ciri orang yang kurang kuat, kurang semangat untuk memperjuangkan dirinya, kurang energi dalam menemukan takdir hidupnya menjadi lebih baik. Padahal bukankah Allah itu maha adil? Sesungguhnya Allah mau dari diri kita menjadi lebih keras dan semangat lagi menemukan takdir baik.