Kabupaten
INHU- 12 Desember 2025 – Dalam
upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan akses literasi bagi civitas
akademika serta masyarakat luas, Poltekkes Kemenkes Riau secara resmi menjalin
kerja sama strategis dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Prosesi
penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU)
ini dilaksanakan sebagai langkah nyata dalam mendukung transformasi kesehatan
melalui penguatan literasi dan riset.
Fokus Utama Kerja Sama
Kerja
sama ini mencakup beberapa poin krusial yang diharapkan dapat memberi dampak
jangka panjang bagi kedua belah pihak, di antaranya:
- Integrasi Layanan Perpustakaan: Membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa Poltekkes
(khususnya Prodi di luar kampus utama) terhadap koleksi pustaka milik
daerah.
- Pengembangan Digitalisasi: Pertukaran data dan referensi digital untuk mendukung
riset di bidang kesehatan.
- Pengabdian Masyarakat: Kolaborasi dalam program-program edukasi kesehatan
yang berbasis pada literasi baca di wilayah Indragiri Hulu.
- Peningkatan Kompetensi SDM: Pelatihan pengelolaan arsip dan manajemen perpustakaan
yang sesuai standar nasional.
kolaborasi
ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari implementasi Tri Dharma
Perguruan Tinggi. Dengan adanya dukungan dari Dinas Perpustakaan Inhu,
diharapkan mahasiswa dan dosen memiliki referensi yang lebih kaya untuk
menunjang penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat Indragiri Hulu.
Di
sisi lain, perwakilan dari Dinas Perpustakaan Kabupaten Indragiri Hulu
menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, kehadiran institusi pendidikan tinggi
seperti Poltekkes akan menghidupkan ekosistem literasi di daerah dan membantu
pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi kesehatan yang akurat kepada
masyarakat.
Melalui
sinergi ini, Poltekkes Kemenkes Riau dan Dinas Perpustakaan Indragiri Hulu
berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif. Langkah
ini diharapkan menjadi pionir bagi kolaborasi antar-lembaga lainnya di Provinsi
Riau guna mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya terampil secara klinis,
tetapi juga memiliki wawasan literasi yang kuat.