PEKANBARU,
26 MEI 2026 – Dalam rangka memperkuat literasi
sekalian siraman rohani bagi civitas akademika, Perpustakaan Poltekkes Kemenkes
Riau (Polkesri) sukses menyelenggarakan kegiatan Serbuk Sari (Selasa Rembuk
Buku Sivitas Akademika Polkesri) pada Selasa (26/5/2026).
Pada
edisi kali ini, bedah buku berfokus pada karya motivasi islami dosis tinggi
berjudul “Sabar Menghadapi Cobaan”: Menyelami hakikat, hikmah, dan motivasi
Sabar karya penulis Bilif Abduh, yang diterbitkan oleh Checklist Media
Yogyakarta pada tahun 2024 lalu.
Kegiatan
rutin ini dihadiri oleh para dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa
Polkesri yang antusias mendalami hakikat kesabaran dari sudut pandang mental
dan spiritual.
Sabar Bukan Kepasrahan yang Pasif
Pembahasan
dalam Serbuk Sari kali ini meluruskan stereotip keliru di masyarakat mengenai
makna sabar. Buku ini dengan tegas mendefinisikan bahwa sabar bukanlah sebuah
bentuk kelemahan atau kepasrahan yang pasif. Sebaliknya, sabar dinilai sebagai
sebuah kekuatan mental dan spiritual tingkat tinggi yang menjadi barometer
utama dari keimanan seorang muslim.
Dari
hasil diskusi dan bedah buku tersebut, terdapat 3 (tiga) kesimpulan utama yang
menjadi catatan penting bagi seluruh peserta:
- Sabar Itu Tanpa Batas: Diskusi ini mematahkan dogma bahwa "sabar ada
batasnya". Pada hakikatnya, batas kesabaran seseorang merupakan
cerminan langsung dari tingkat keimanan yang dimilikinya.
- Ujian Kehidupan Bersifat
Multidimensi: Kesabaran wajib
diimplementasikan dalam 5 aspek utama, yakni saat menghadapi musibah
dunia, menahan hawa nafsu (ujian kesenangan), konsisten beribadah,
menghadapi gangguan sosial, hingga menjaga adab interaksi (termasuk rumah
tangga). Peserta juga diingatkan untuk waspada terhadap 5 perusak sabar: marah,
iri hati, tergesa-gesa, putus asa, dan gemar berkeluh kesah.
- Investasi Terbaik Dunia &
Akhirat: Melatih kesabaran (salah
satunya lewat ibadah puasa) akan mendatangkan ketenangan batin dan
mengundang pertolongan Allah di dunia. Sementara di akhirat, ganjaran
istimewa menanti berupa penghapusan dosa, dibangunkan rumah Baitul Hamd,
hingga hak istimewa masuk surga tanpa hisab melalui Surga 'Adn.
Membangun Karakter Civitas Akademika yang Tangguh
Kepala
Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Riau menyampaikan bahwa pemilihan buku ini
sangat relevan dengan dinamika kehidupan akademika dan tenaga kesehatan, di
mana tekanan pekerjaan dan studi menuntut ketahanan mental yang kuat.
Melalui
program Serbuk Sari ini, diharapkan perpustakaan tidak hanya menjadi
tempat mencari referensi ilmiah, tetapi juga menjadi wadah transformasi
karakter dan spiritual yang melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya
cerdas, namun juga berintegritas dan memiliki kesabaran yang kokoh dalam
melayani masyarakat.