PEKANBARU – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan memperluas
jangkauan literasi di era digital, Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Riau
melakukan kunjungan koordinasi strategis ke Perpustakaan Universitas Lancang
Kuning (Unilak) pada Jumat (19 Desember 2025). Pertemuan ini difokuskan pada
penguatan strategi promosi literasi pengembangan perpustakaan
Sinergi Kelas Literasi dan Penguatan E-Print
Agenda
utama pertemuan ini adalah sesi sharing mengenai pengelolaan Kelas
Literasi. Kedua institusi saling bertukar kiat dalam menarik minat
mahasiswa agar lebih aktif memanfaatkan referensi ilmiah. Selain itu, diskusi
teknis mendalam dilakukan terkait pengembangan Repository E-Print.
Sebagai
jantung informasi akademik, optimalisasi e-print dianggap krusial untuk
memastikan karya ilmiah dosen dan mahasiswa dapat terindeks dengan baik serta
mudah diakses secara global.
"Kolaborasi
antar-perpustakaan perguruan tinggi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
Kami belajar banyak dari Unilak mengenai cara mereka mengemas promosi literasi
agar tetap relevan dengan gaya hidup mahasiswa saat ini
Penjajakan Kerja Sama Formal
Tidak
hanya berbagi ilmu, kunjungan ini juga menjadi langkah awal dalam penjajakan
kerja sama (MoU/MoA) secara formal. Kerja sama ini nantinya diproyeksikan
mencakup:
Pemanfaatan koleksi
antar-perpustakaan (resource sharing).
Kolaborasi dalam
penyelenggaraan seminar atau workshop literasi informasi.
Pendampingan teknis pengelolaan
jurnal dan repository digital.
Harapan Masa Depan
Melalui
koordinasi ini, diharapkan Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Riau dapat segera
mengimplementasikan strategi baru dalam mempromosikan literasi kesehatan kepada
civitas akademika, sekaligus memperkokoh sistem arsip digital yang mandiri dan
akuntabel.
Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan langsung fasilitas layanan yang ada di Perpustakaan Universitas Lancang Kuning sebagai bahan studi banding fasilitas.
